Buka Jakarta Film Week 2026, Wagub DKI Gaungkan Visi Jakarta Kota Sinema

By Admin


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno/ Dok Humas DKI

nusakini.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan lonjakan capaian fiskal hingga menembus angka Rp 300 triliun melalui rangkaian perayaan HUT ke-500 kota ini. Rencana besar tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat membuka konferensi pers Jakarta Film Week (JFW) 2026 di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/9).

Untuk mencapai target fantastis itu, jajaran pemerintah daerah telah menyusun kalender acara secara komprehensif. Rangkaian kegiatan pariwisata dan kebudayaan ini diagendakan berlangsung selama setahun penuh, mulai Januari 2027 hingga Januari 2028.

"Saya udah bikin kalender kegiatan dari mulai Januari tahun depan sampai Januari tahun 2028 dan kira-kira raise fiscal Jakarta bisa di atas 300 triliun," terang Rano kepada awak media. Pihaknya meyakini perolehan ini sangat rasional mengingat penyelenggaraan acara serupa sebelumnya mampu menyumbang dampak fiskal sebesar Rp 68 triliun.

Selain menargetkan pendapatan daerah, politisi kawakan ini juga memaparkan misinya bersama Gubernur Pramono Anung untuk mewujudkan Jakarta Kota Sinema. Salah satu langkah konkretnya adalah rencana membangun fasilitas bioskop mikro bernama Jaksinema di sejumlah titik dari total 148 pasar tradisional yang ada.

"Saat ini, studio bioskop Jaksinema baru ada di Rusun Pasar Rumput," tegas tokoh yang akrab disapa Bang Doel tersebut. Pembangunan fasilitas ini diklaim sebagai upaya pemerintah mendekatkan akses kebudayaan dan hiburan kepada masyarakat luas.

Visi tersebut berjalan beriringan dengan ajang JFW 2026 yang berhasil menarik minat sineas dari berbagai penjuru dunia. Festival Director JFW, Rina Damayanti, memastikan bahwa festival tahun ini mencatatkan partisipasi luar biasa dari komunitas global.

Pihaknya mencatat telah menerima lebih dari 1.200 karya film dari 82 negara beserta 180 proposal kolaborasi. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, JFW mempunyai banyak kompetisi di program festival antara lain Global Feature Award, Direction Award, Global Short Award dan Animation," urai Rina.

Perhelatan tahun ini juga didukung kuat oleh jaringan kolaborasi bersama berbagai kedutaan besar dan institusi kebudayaan dari negara sahabat. Kemitraan strategis ini diharapkan dapat mempercepat langkah JFW untuk sejajar dengan festival film bergengsi dunia. (*)